Rabu, 29 Maret 2017

Coretan Si Anak Bawang


Engkau datang 5 tahun sekali 
Dengan membawa “Puisi” yang menggoda telinga rakyat 
yang matanya penuh akan harapan atas keindahan “Puisi” yang kau baca.

Kata-kata menjadi senjata dengan mulutmu menjadi pelatuknya
“Heii, sasaran empuk didepan mata” itu yang kau kata ketika melihat
Rakyat Jelata menatap mu dengan harapan yang fiktif belaka.

Sungguh dahsyat kemerduan “Puisi” yang kau baca 
hingga menarik hati suara rakyat kecil ku yang sengsara.

Engkau berkata “akan ku bawa gunung Semeru demi rakyat ku yang disana”

Telah kau buktikan “Puisi” indah mu dengan Gunug Semeru dihadapan ku.

Namun mengapa hanya Borjuis dan Kapitalis mu yang kulihat diatas sana.?
Dimana Rakyat Jelataku yang percaya akan “Puisi” mu.?

Ohh, disitu rupanya mereka kau tempatkan,
Dibawah Gunung Semeru yang kau janjikan…



~ H ~